Perbedaan British Dan American

perbedaan british dan american –

Ketika membicarakan tentang bahasa Inggris, ada beberapa perbedaan antara British dan American yang perlu diperhatikan. Selain penggunaan kosakata dan dialektik yang berbeda, ada beberapa perbedaan struktur dalam penggunaan bahasa Inggris juga. Perbedaan antara British dan American dapat dilihat dalam penggunaan kata kerja, tata bahasa, dan kata sifat.

Kata kerja biasanya memiliki bentuk yang berbeda antara British dan American. Kata kerja berakhiran -ise (menerapkan) biasanya digunakan di Inggris, sementara kata kerja berakhiran -ize (menerapkan) biasanya digunakan di Amerika. Di Inggris, orang-orang sering menggunakan kata sifat berakhiran -ful (penuh) untuk menggambarkan kualitas, sementara di Amerika kata sifat yang berakhiran -some (beberapa) sering digunakan.

Di Inggris, orang-orang sering menggunakan kata “shall” saat membuat pernyataan, sementara di Amerika, kata “will” biasanya digunakan. Di Inggris, orang-orang sering menggunakan kata “while” untuk menggambarkan waktu, sementara di Amerika, kata “whilst” lebih sering digunakan. Selain itu, kata “gotten” lebih sering digunakan di Amerika, sedangkan di Inggris kata “got” lebih sering digunakan.

Kata-kata slang juga berbeda antara British dan American. Di Inggris, “fancy” (menginginkan) sering digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang disukai, sedangkan di Amerika, “cool” (keren) lebih sering digunakan. Di Inggris, orang-orang sering menggunakan kata “loo” untuk toilet, sementara di Amerika, “bathroom” lebih sering digunakan.

Beberapa perbedaan lain antara British dan American juga dapat dilihat dalam penggunaan tanda baca. Di Inggris, tanda baca koma (,) digunakan untuk memisahkan kata-kata dalam sebuah daftar, sedangkan di Amerika, tanda baca titik koma (;) lebih sering digunakan. Di Inggris, tanda baca petik dua (“) biasanya digunakan untuk menandai kutipan, sedangkan di Amerika, tanda baca petik satu (‘) lebih sering digunakan.

Dari semua perbedaan ini, terlihat bahwa bahasa Inggris British dan American cukup berbeda. Meskipun ada beberapa perbedaan, banyak kata dan ungkapan yang sama juga digunakan di kedua dialek bahasa Inggris. Meskipun begitu, penting untuk memahami perbedaan-perbedaan ini agar dapat mengerti bahasa Inggris dengan benar.

Daftar Isi :

Baca Juga :   Perbedaan To Dan For

Penjelasan Lengkap: perbedaan british dan american

1. Ada beberapa perbedaan struktur dalam penggunaan bahasa Inggris antara British dan American.

Ada beberapa perbedaan struktur dalam penggunaan bahasa Inggris antara British dan American. British English (BE) dan American English (AE) memiliki kosakata, aturan tata bahasa, dan penggunaan yang berbeda. Struktur dasar bahasa Inggris adalah sama, tetapi British dan American memiliki beberapa perbedaan.

Salah satu perbedaan struktur dasar antara British English dan American English adalah penggunaan kata ganti. British English menggunakan ‘oneself’, ‘yourself’, dan ‘himself’, sedangkan American English menggunakan ‘ones’, ‘yous’, dan ‘him’. British English juga lebih suka menggunakan kata kerja ‘get’ untuk mendeskripsikan tindakan, sementara American English lebih suka menggunakan ‘have’ untuk mewakili tindakan.

Contoh lain dari perbedaan bahasa antara British English dan American English adalah penggunaan kata-kata yang berbeda untuk menggambarkan obyek yang sama. British English menggunakan kata seperti “flat” untuk menggambarkan rumah, sedangkan American English menggunakan kata “apartment”. British English juga menggunakan kata “lorry” untuk menggambarkan truk, sedangkan American English menggunakan kata “truck”.

Bahkan, ada perbedaan dalam penggunaan tanda baca antara British English dan American English. British English menggunakan tanda baca ‘single quotation mark’ untuk menggambarkan kutipan, sedangkan American English menggunakan ‘double quotation mark’. British English juga menggunakan tanda baca ‘full stop’, sedangkan American English menggunakan tanda baca ‘period’.

Meskipun ada perbedaan, bahasa Inggris British dan American memiliki struktur yang sama. Mereka hanya menggunakan kata-kata yang berbeda untuk menggambarkan obyek yang sama dan menggunakan aturan tata bahasa yang berbeda. Jadi, meskipun ada beberapa perbedaan struktur dasar antara British English dan American English, tidak ada yang salah dengan menggunakan salah satu dari mereka.

2. Kata kerja berakhiran -ise (menerapkan) biasanya digunakan di Inggris, sementara kata kerja berakhiran -ize (menerapkan) biasanya digunakan di Amerika.

Perbedaan British dan American banyak terlihat pada bahasa yang digunakan di kedua belah pihak. Salah satu perbedaan utama adalah kata kerja berakhiran -ise (menerapkan) biasanya digunakan di Inggris, sementara kata kerja berakhiran -ize (menerapkan) biasanya digunakan di Amerika.

Contohnya, kata kerja organisasi berakhiran -ise di Inggris, yang berarti “menerapkan atau membuat sesuatu menjadi terorganisir”. Di Amerika Serikat, organisasi berakhiran -ize, yang berarti “menerapkan atau membuat sesuatu menjadi terorganisir”.

Kata kerja lain yang digunakan dalam kedua bahasa yang berbeda adalah specialise (di Inggris) dan specialise (di Amerika). Kata kerja ini berarti “memfokuskan energi atau usaha pada bidang tertentu”.

Kata kerja lain yang berbeda adalah recognize (di Inggris) dan recognize (di Amerika). Kata kerja ini berarti “mengakui atau mengakui sesuatu sebagai yang benar atau valid”.

Baca Juga :   Perbedaan Were Dan Are

Kata kerja lain yang berbeda adalah advertise (di Inggris) dan advertise (di Amerika). Kata kerja ini berarti “mengiklankan atau mempromosikan sesuatu”

Secara umum, ada banyak kata-kata yang berbeda di antara British dan American yang menggunakan berakhiran -ise dan -ize. Ini biasanya disebabkan karena kata-kata ini terkadang berbeda dalam penggunaan dan arti di antara bahasa tersebut. Meskipun demikian, ini tidak menghalangi komunikasi antara penutur bahasa Inggris dan Amerika.

3. Kata sifat berakhiran -ful (penuh) biasanya digunakan di Inggris, sementara kata sifat berakhiran -some (beberapa) lebih sering digunakan di Amerika.

Perbedaan british dan american bisa dilihat dari berbagai hal, termasuk juga dari penggunaan kata-kata. Dalam hal ini, kata sifat berakhiran -ful (penuh) biasanya digunakan di Inggris, sementara kata sifat berakhiran -some (beberapa) lebih sering digunakan di Amerika.

Kata sifat berakhiran -ful di Britania Raya, misalnya, digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang penuh – misalnya, ‘careful’ (hati-hati) atau ‘thoughtful’ (berpikir). Kata-kata ini bisa digunakan untuk menggambarkan sifat positif, seperti ‘beautiful’ (cantik), ‘helpful’ (membantu), atau ‘generous’ (dermawan).

Di sisi lain, kata sifat berakhiran -some di Amerika biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sebagian – misalnya, ‘tiresome’ (melelahkan) atau ‘lonesome’ (sepi). Kata-kata ini bisa digunakan untuk menggambarkan sifat negatif, seperti ‘fearsome’ (menakutkan), ‘troublesome’ (membingungkan), atau ‘awkward’ (canggung).

Meskipun perbedaan ini tampaknya kecil, ada baiknya untuk memperhatikan bahwa perbedaan ini bisa membuat kita mengerti lebih baik tentang nilai-nilai yang dihargai di kedua budaya. Di Britania Raya, misalnya, kata-kata yang berakhiran -ful menggambarkan sifat yang dihargai di masyarakat, seperti generositas dan hati-hati. Di sisi lain, di Amerika, kata-kata yang berakhiran -some menggambarkan sifat yang dianggap tidak menyenangkan, seperti ketidaknyamanan dan kesepian.

4. Kata “shall” biasanya digunakan saat membuat pernyataan di Inggris, sedangkan di Amerika kata “will” biasanya lebih sering digunakan.

Kata “shall” biasanya digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu atau akan bertindak dalam situasi tertentu. Kata ini biasanya digunakan untuk menyatakan sesuatu yang dianggap sebagai keharusan atau yang diyakini akan terjadi. Kata ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu jika situasi membutuhkannya. Di Amerika Serikat, kata “will” lebih sering digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu atau akan bertindak dalam situasi tertentu. Kata ini juga digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu jika situasi membutuhkannya. Perbedaan antara keduanya terletak pada konteks penggunaannya. Kata shall lebih umum digunakan dalam bahasa Inggris, sedangkan kata will lebih umum digunakan dalam bahasa Amerika.

Kata shall digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi atau sesuatu yang diyakini akan terjadi. Contohnya, ketika seseorang berkata “I shall be there at nine o’clock”, mereka berarti bahwa mereka akan ada di sana pada jam sembilan. Kata will juga digunakan dalam bahasa Inggris untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu atau bertindak dalam situasi tertentu. Contohnya, ketika seseorang berkata “I will be there at nine o’clock”, mereka berarti bahwa mereka akan ada di sana pada jam sembilan.

Baca Juga :   Perbedaan Phrase Dan Clause

Di Amerika Serikat, kata will lebih sering digunakan daripada kata shall. Kata ini digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu atau akan bertindak dalam situasi tertentu. Contohnya, ketika seseorang berkata “I will be there at nine o’clock”, mereka berarti bahwa mereka akan ada di sana pada jam sembilan. Kata shall juga digunakan dalam bahasa Amerika, tetapi lebih jarang dibandingkan kata will. Ini berarti bahwa kata will lebih umum digunakan dalam bahasa Amerika daripada kata shall.

Jadi, perbedaan antara kata shall dan will dalam bahasa Inggris dan Amerika adalah bahwa kata shall lebih umum digunakan dalam bahasa Inggris, sedangkan kata will lebih umum digunakan dalam bahasa Amerika. Kata shall digunakan untuk menyatakan bahwa sesuatu akan terjadi atau yang diyakini akan terjadi, sementara kata will digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang akan melakukan sesuatu atau bertindak dalam situasi tertentu.

5. Kata slang yang berbeda juga digunakan antara British dan American, seperti “fancy” (menginginkan) di Inggris dan “cool” (keren) di Amerika.

Kata slang yang berbeda digunakan antara British dan American adalah salah satu perbedaan yang paling menonjol. Kata-kata slang ini berkontribusi pada budaya yang berbeda di antara kedua negara, dan kata-kata ini dapat mencerminkan perbedaan dalam cara pandang dan cara hidup.

Kata British slang yang paling populer adalah “fancy”, yang biasanya digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang diinginkan oleh seseorang. Hal ini berbeda dengan kata slang American yang lebih populer, “cool”. Kata ini digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menarik, keren, atau mengesankan.

Kata slang ini juga dapat mencerminkan perbedaan dalam bahasa yang digunakan di antara kedua belah pihak. Misalnya, kata British “rubbish” digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang buruk atau buruk, sementara kata American “trash” digunakan untuk mendeskripsikan hal yang sama.

Kata slang yang berbeda juga digunakan untuk menggambarkan perbedaan dalam cara pandang antara British dan American. Kata British “cheers” digunakan untuk menunjukkan rasa terima kasih atau senang, sementara kata American “thanks” digunakan untuk mendeskripsikan hal yang sama.

Kata slang yang berbeda juga dapat mencerminkan perbedaan dalam cara pandang antara British dan American. Kata British “smashed” digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang sangat bagus, sementara kata American “awesome” digunakan untuk mendeskripsikan hal yang sama.

Kesimpulannya, kata slang yang berbeda mencerminkan perbedaan budaya antara British dan American. Kata British “fancy” digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang diinginkan, sementara kata American “cool” digunakan untuk menggambarkan sesuatu yang menarik atau keren. Kata slang ini juga dapat mencerminkan perbedaan dalam bahasa dan pandangan antara kedua negara.

Baca Juga :   Perbedaan Tell Dan Told

6. Tanda baca yang berbeda juga digunakan antara British dan American, seperti tanda baca koma (,) untuk memisahkan daftar di Inggris dan tanda baca titik koma (;) di Amerika.

Perbedaan antara bahasa British dan American biasanya disebut sebagai variasi bahasa Inggris. Meskipun banyak kata-kata yang sama, beberapa perbedaan dalam tata bahasa, penyisipan kata, pengucapan, dan tanda baca membuat bahasa British dan American menjadi dua bahasa yang berbeda.

Tanda baca yang berbeda juga digunakan antara British dan American. Inggris menggunakan tanda baca koma (,) untuk memisahkan daftar, sedangkan Amerika menggunakan tanda baca titik koma (;). Misalnya, ketika Anda menulis daftar bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat sebuah makanan, Inggris menggunakan koma untuk memisahkan daftar, sedangkan Amerika menggunakan titik koma. Kedua tanda baca ini juga digunakan untuk tujuan yang berbeda.

Selain tanda baca koma dan titik koma, ada beberapa tanda baca lain yang berbeda antara British dan American. Sebagai contoh, Inggris menggunakan tanda baca petik buka dan tutup (‘’ atau “”) untuk menandai teks yang dikutip, sedangkan Amerika menggunakan tanda baca kurung siku (“). Inggris juga menggunakan tanda baca tambahan yang disebut “single quotation marks” (‘ atau ’) untuk menandai teks yang dikutip dalam teks.

Meskipun perbedaan ini mungkin tampak kecil, namun dapat menyebabkan penulisan dan pengucapan yang berbeda. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaan antara bahasa British dan American agar kita dapat menggunakan bahasa dengan benar.

7. Di Inggris, tanda baca petik dua (“) biasanya digunakan untuk menandai kutipan, sedangkan di Amerika, tanda baca petik satu (‘) lebih sering digunakan.

Perbedaan antara bahasa Inggris Britania Raya dan Amerika Serikat dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk tanda baca. Di Inggris, tanda baca petik dua (“”) biasanya digunakan untuk menandai kutipan atau kutipan, sedangkan di Amerika, tanda baca petik satu (‘) lebih sering digunakan untuk hal yang sama.

Penggunaan tanda petik dua (“) di Inggris adalah untuk menandai kutipan yang dikutip langsung dari sumber. Tanda petik satu (‘) digunakan untuk menandai kutipan yang tidak dikutip langsung dari sumber. Maksudnya, tanda petik dua (“) digunakan untuk membedakan antara kata-kata yang diambil dari sumber asli dan kata-kata yang ditulis oleh penulis.

Selain itu, tanda petik dua (“”) juga sering digunakan untuk menandai kalimat yang digunakan untuk menjelaskan makna yang lebih luas. Ini sering digunakan di Inggris dan di Amerika Serikat.

Secara umum, tanda petik dua (“) sering digunakan di Inggris untuk menandai kutipan atau kutipan, sedangkan tanda petik satu (‘) lebih sering digunakan di Amerika. Penggunaan tanda petik tergantung pada penerbit, meskipun ada beberapa standar yang berlaku di kedua negara. Penulis harus mengikuti standar penerbit yang sesuai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

close